Bulan Ramadhan Bulan Perjuangan

Kajian Kemuslimahan KAMMI Daerah Bogor.  Sabtu, (27/07)
Disampaikan oleh Ibu Ani Sumarni, SP (Caleg DPR RI Dapil Kota Bogor dan Cianjur).

Kemuslimahan

Di Bulan Ramahan ini peristiwa sejarah perang badar terjadi,, Rasulullah berdoa dengan khusyu’nya.. hingga sorbannya terjatuh.. “ Ya Allah, Menangkanlah kami di pertempuran ini”
Ya,, bulan Ramadan adalah bulan perjuangan, ini juga menjadi bukti bahwa banyak sekali perang yang terjadi di bulan Ramadhan, seperti perang badar, perang tabuk, dll. Mereka para syuhada, para pejuang islam para sahabat,, menghiasi bulan Ramadhan ini dengan seni Ibadah terindah yang mereka capai.
Begitu juga saat ini yang terjadi di mesir, Asisi membombardir pasukan pro Mursi dengan senjata senjatanya, dengan peluru yang terbuat dari timah panas, dengan gas Air mata yang membakar, yang seharusnya senjata – senjata itu telah disepakati oleh dunia tidak boleh digunakan. Lalu dimana PBB? Amerika? Yang katanya menjunjung tinggi demokrasi? Mengapa mereka bungkam???

Ya, para pejuang keadilan di tanah para nabi sekarang sedang berjuang menghiasi ramadhanya dengan seni kematian terindah dalam hidup mereka, dengan perjuangan – perjuagan yang heroik, yang KAMMI pun salut atas apa yang mereka lakukan… dan saya yakin mursi sekarang pun sedang berdoa di dalam masa tahanannya,, meminta keadilan dan kemaslahatan untuk negri para nabi ini.. sehingga saat ditahan hanya dua permintaanya. Sajadah dan Alquran. Subhanallah..

Mesir adalah pengulangan peristiwa sejarah Rasul _ perang Badar _
disaat para ikhwah di mesir berjuang mendapatkan syahid di bulan Ramadhan ini..
Apa yang kita perjuangkan wahai kader KAMMI?

       Lalu apakah para Ikhwah disini manja-manjaan di bulan ramadhan? Mengatakan tidur adalah ibadah? Seharusnya kita lebih banyak tilawahnya, lebih banyak hafalannya karena atas rahmat Allah negri kita aman dan tenang, tidak ada bunyi peluru, tidak ada mortar, tidak ada dentuma Apache. Ada apa dengan diri kita?

  1.  Perjuanga Kader KAMMI tidak boleh surut sedikitpun, baik dalam keadaan jamaah maupun sendiri, kita harus sealu beraksi untuk meakukan amal amal konkret yang dapat mengangkat derajat kita di mata ALLAH.
  2. Kita harus memantaskan diri agar Allah memilih kita menjadi ‘The Winner’ di Bulan Suci ini.
  3. Tips 10 hari terahir ala Rasulullah :
    > Mengencangkan sarungnya ( i’tikaf berkepanjangan)
    > Menghidupkan malam (memenage waktu, banyak beribadah dan sedikit tidur)
    > Membangunkan keluarganya untuk beribadah (soleh jamai).

Kader KAMMI adalah Bara Api, yang selalu membara
# Dahsyatnya kader KAMMI

Oleh : Ella Rizki
Menteri Kemuslimahan
KAMMI Ibnu Hayyan
PK AKA Bogor
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s