Mengambil Hikmah Dari Muliannya Bulan Ramadhan

Disampaikan Oleh M Iqbal Nurul Haq . Ketua Umum KAMMI Daerah Bogor 2013-2015
Dalam agenda Madrasah KAMMI (MK) Klasical, Silaturahim dan buka puasa Bersama Komisariat Ibnu hayyan
@Akademi Kimia Analisis Bogor, 12 Juli 2013/3 Ramadhan 1434 H

Ada anak bertanya pada bapaknya..

Buat apa berlapar-lapar puasa…

Ada anak bertanya pada bapaknya…

Tadarus, tarawih apalah gunanya…

Puasa mengajar tuk rendah hati selalu

Tadarus artinya memahami kitab suci

Tarawaih mendekatkan diri pada ilahi…

_[BIMBO]_ Ada Anak Bertanya Pada Bapaknya..

Marhaban ya ramadhan, marhaban ya sahrul siyam, ya sahrul qur’an…

Ketua KAMDA BogorLirik lagu lawas diatas menceritakan seorang anak yang belajar mengetahui puasa, tadarus, dan tarawih kepada bapaknya. Sungguh bijak sang bapak mengajarkan nilai dan keutamaan dalam setiap jawabannnya. Tidak terasa sudah sampai di pertengahan tahun 2013 tepat pada bulan juli dan di bulan ramadhan. Sebagian manusia mulai sibuk dengan urusan ibadahnya juga masih ada sebagian yang lain yang sibuk dengan giat dunianya. Bulan ramadhan ini saya sebut sebagai bulan yang mempertautkan dunia dan akhirat. Yang didalamnnya banyak sekali keutamaan yang mengikat ukhuwah antara manusia satu dengan manusia yang lainnya dalam satu lindungan ridho Allah Swt. Manusia kali ini dijemput dan bukan menjemput. Keberlimpahan berkah dan ampunan menghampiri kita umat manusia. Dalam khutbahnya Rasulullah Saw. menyebutkan dalam bulan ramadhan segenap malamnya adalah malam-malam yang paling mulia, tarikan nafas kita adalah tasbih, tidur menjadi ibadah, amal-amal kita disambut dan doa-doa terkabul. Jika dihitung ramadhan yang kita dapatkan setiap tahunnya maka seharusnya diri ini diliputi rasa syukur yang tak berkesudahan. Dalam setiap tahunnya selama hidup kita masih diberi kesempatan untuk bertemu dengan bulan penuh pengampunan hingga kita sampai pada hari kemenangan di bulan syawal.

       Bulan ramadahan adalah bulan yang penuh dengan peristiwa-peristiwa penting. Yang apabila kita bermuhasabah akan menambahkan semangat (ghirah) untuk terus berdakwah dijalan ini. Tercatat dalam sejarah rasul bahwa setiap kejadian penting yang berisikan kemenangan dan tegaknya kalimat laillaha illallah  di muka bumi. Peristiwa yang paling teringat oleh kita adalah persitiwa turunnya Al qur’an untuk pertama kali. Ini adalah ultimatum kesempurnaan agama, bentuk mandate yang diberikan Allah Swt kepada Rasul Saw. untuk  menjadi pemimpin umat dan membawa risalah serta ajaran tauhid kepada umat islam. Tidakkah kita merenenungi bahwa bulan ini adalah bulan sejarah soal keislaman umat manusia ?. Pada tahun 2 hijriyah, peristiwa besar terjadi dan itu juga berisikan kemenangan kaum muslimin-Perang Badar Al Kubra. Peperangan yang dengan jumlah pasaukan yang tidak berimbang antara kaum muslimin dengan kaum kufar.peperangan itu terjadi pada bulan puasa yang ketika saat itu umat muslim sedang menahan haus dan lapar tetapi semangat jihad umat islam tidak pernah padam. Ridho Allah Swt berbuah kemenangan umat muslim atas kaum kufar, inilah kemenangan agung pertama yang diraih oleh pejuang-pejuang islam dalam melawan kemusyrikan dan kebathilan.

        Peristiwa yang bertajuk sosial juga menghiasi indahnya bulan ramadhan. Ketika tahun yang sama dengan terjadinya perang badar perintah zakat fitrah juga mulai disyariatkan. Sebagaimana yang kita ketahui bahwa zakat adalah wajib bagi setiap muslim yang wajib berzakat, kemudian hasil zakat yang dikumpulkan diserahkan pada mereka yang masuk kedalam 8 golongan penerima zakat. Maka syariat  zakat fitrah hingga kini menjadi kewajiban yang wajib kita tunaikan sebelum sang khatib naik mimbar shalat ied.

       Tercatat  6 peperangan yang dilakukan oleh Rasulullah Saw pada saat bulan puasa, salah satunya adalah perang tabuk yang juga terjadi pada tahun ke 9 Hijriyah. Peperangan ini terjadi setelah Rasul dan para sahabat berhasil menundukkan kota makkah di tahun sebelumnya dan juga tepat pada bulan ramadhan di tahun ke 8 Hijriyah.  Peristiwa ini kemudian banyak dikenal dengan sebutan Fathu Makkah. Ketika itu Rasulullah Saw dan para sahabat beserta pasukannya memasuki kota makkah tanpa melakukan penyerangan dengan senjata.

       Kemulianan berupa kemenangan ini tidak berakhir ketika Rasulullah Saw wafat, namun berlanjut hingga zaman sahabat dan kekhalifahan. Tercatat bahwa pada bulan inilah (tahun 92 Hijriyah) panglima pejuang islam Tariq bin Ziyad berhasil menguasai selat Giblatar (Jabal Thoriq) Anadalus, sekaligus mengalahkan raja Rodrik. Kemudian pada ramadhan tahun 479 Hijriyah, panglima islam Yusuf bin yasyfin menjadi pemimpin perang untuk memasukkan islam ke benua eropa. Ketika itu pasukan muslim berhadapan dengan pasukan prancis yang dipimpin oleh Alfonso 6. Masih banyak catatan-catatan sejarah kemenangan umat islam dibulan ramadhan. Termasuk kemenangan muslim ketika perang salib juga kemenangannya merebut tanah palestina atas zionis yahudi.

        Catatan-catatan sejarah itulah yang semestinya menjadi bahan renuangan untuk kemudian menjadi Milestone (batu loncatan) diri kita menuju pribadi yang lebih baik. Bahwa sejarah Nabi mengajarkan, menahan haus dan lapar setengah hari selama 30 hari tidak menjadikan seorang muslim hilang semangat juangnya, hilang aktifitas amalan-amalan unggulannya. Justru menjadi hal yang berkebalikan bahwa manusia menjadi lebih mampu memanajemen diri; lapar, amarah, serta nafsu syahwat selama bulan suci ini. Puasa juga mengajarkan kita untuk peduli terhadap sesama, mengambil hikmah bahwa masih ada manusia yang merasakan lapar di kesehariannya. Dibulan inilah kita diberi kesempatan untuk membaca alam ini, dunia ini sejalan dengan kata Iqra’ (Baca) pada wahyu yang diturunkan Allah Swt pada Sang Nabi. “Bacalah! Bacalah dengan menyebut nama tuhanmu” dan bukakankah Rasulullah seorang yang Umi, tetapi mengapa tetap diminta membaca ? itulah karena yang perlu kit abaca bukan hanya konteks yang secara tekstual tetapi juga Alam beserta isinya..Wallahu ‘Alam

IPM_2013

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s