Apa Kabar Bangsaku?

            Menjawab pertanyaan itu, sepertinya kita harus mulai mengulas dari pejabat-pejabat pemerintahan yang memimpin bangsa ini. Tapi bagaimana kabar para pemimpin bangsa Indonesia saat ini? Apakah masih dapat diandalkan sebagai wakil rakyat? Berbicara wakil rakyat, sudah tidak asing lagi di telinga kita. Hampir setiap hari kita mendengar kata “korupsi” di kalangan pejabat negara. Hampir setiap hari pula banyak pejabat negara yang keluar masuk kantor KPK untuk dimintai keterangan mengenai keterlibatannya dalam korupsi. Namun, sebagian besar pejabat negara banyak yang tidak jujur bahkan jawabannya bertele-tele dan memutar-mutar sehingga kasus ini tidak pernah selesai-selesai. Lalu bagaimana nasib rakyat yang ditinggalkan hanya untuk menangani dan menyelesaikan kasus korupsi? Entahlah apa kata dunia nanti.

Indonesia telah banyak kehilangan pemimpinnya. Satu demi satu para wakil rakyat mulai terserang virus korupsi dimana otak pelaku dimulai dari kasus Nazzaruddin  dan Gayus Tambunan cs. Sesungguhnya kasus korupsii mulai muncul ketika terjadi pembubaran VOC pada tanggal 31 Desember 1799 dimana penyebab utamanya adalah banyak pegawai VOC yang korupsi yang merupakan awal kasus korupsi di Indonesia. Sampai kapan kasus korupsi bisa selesai dan Indonesia bersih dari korupsi? Hal itu perlu dipertanyakan kembali di publik.

Pejabat negara yang berkorupsi tidak pantas untuk mewakili rakyat dan kepercayaan rakyat Indonesia sekarang terhadap pemerintah Indoneisa mulai berkurang dibandingkan dengan yang dulu jauh sebelum dan sesudah tahun 1945. Pejabat negara yang kebanyakan generasi tua yang menguasai mulai terserang virus korupsi. Jika para pejabat negara mau mengalah untuk generasi muda yang mencoba memimpin Indonesia disertai kebijakan pemerintah yang mendukungnya dan mereka (generasi muda) mengadakan perubahan besar maka Indonesia akan terbebas dari korupsi. Tetapi, pejabat negara yang mayoritas generasi tua ini sepertinya enggan beranjak dari bagian kekuasaan pemerintah disebabkan karena uang, rumah, mobil mewah, dan lainnya.

Hal ini menunjukkan betaba bobroknya moral di kalangan pejabat negara saat ini. Zaman sekarang tidak ada satupun pejabat negara yang jujur dalam berkata. Kalaupun ada, kemungkinannya tipis sekali. Supremasi hukum di Indonesia tidak berfungsi dan ditegakkan kembali. Uanglah yang hanya mampu menjawab apa yang sebenarnya terjadi. Namun, sang presiden memberikan keringanan hukuman kepada para pejabat negara sehingga kasus korupsi kembali terulang. Rakyat kecil seperti sopir yang ugal-ugalan di jalan dan lainya tidak dapat menikmati keringanan hukum dari presiden. Presiden dan anggota DPR serta parpol-parpol yang ada di Indonesia bersikap menghancurkan kehidupan rakyat Indonesia dan tidak peduli terhadap kebudayaan dan perbatasan yang diklaim oleh Malaysia walaupun ada beberapa pejabat yang peduli dan mengkritik presiden mengenai hal-hal yang berkaitan dengan yang diklaim Malaysia.

Saat ini sangat dibutuhkan para pejabat yang memiliki jiwa tangguh untuk memimpin bangsa Indonesia agar dapat mewujudkan cita-cita bangsa Indonesia yang telah tercantum dalam pembukaan UUD 1945. Salah satu calon yang mampu memimpin negara ini adalah para pemimpin muslim Negarawan. Karena lima elemn kunci kader Muslim Negarawan adalah :

  1. Memiliki basis ideologi Islam
  2. Memiliki basis pengetahuan dan pemikiran yang mapan
  3. Idealis dan konsisten
  4. Berkontribusi pada pemecahan problematika umat dan bangsa
  5. Mampu menjadi perekat komponen bangsa pada upaya perbaikan

Jika seorang pemimpin memiliki basis ideologi islam yang mengakar, maka bangsa Indonesia akan menjadi bangsa yang aman, adil, dan sejahtera. Sehingga cita-cita rakyat Indoneisa yang tercantum dalam pembukaan UUD 1945 dapat terwujud sesuai keinginan bangsa. Selain itu, kasus korupsi tidak akan terjadi lagi. Namun, untuk melakukan realisasinya, dibutuhkan proses yang bertahap. Semoga harapan itu dapat terwujud suatu saat nanti.

Oleh : Amelya Setyawati,

Semester 2, Akademi Kimia Analisis Bogor
Kader KAMMI Komsat Ibnu Hayyan
*Tulisan Peserta National Leadershp Training (DM1) IPB

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s